• Pengumuman Para Jawara School Contest VII

    School Contest telah berakhir, para jawara telah terpiih. Berikut ini para pemenangnya...

  • Man 3 "Cesar"kan IKCC

    KEDIRI – Ada yang berbeda dengan kategori lomba dalam School Contest tahun ini. Kefenomelan Goyang Caesar membuat juri memutuskan untuk mengadakan lomba dengan kategori ini. Bukan jogetnya saja yang dinilai, namun kostum juga menjadi bahan pertimbangan juri...

  • 00.00

    KEDIRI-Dikejar deadline, itulah yang menjadi isi pikiran dari para blogger School Contest VII saat ini. Bagaimana tidak, waktu untuk posting artikel blog terakhir adalah pada hari Selasa, 8 Oktober 2013 pukul 00.00 WIB. Itu artinya ...

  • School Contest VII Grab American’s Marine

    Kediri - Final Party School Contest VII bring American to Kediri. How awesome is this ? She is an American’s Marine, Lia. She comes here for a peace mission that concern on education. Then the question is why she comes to IKCC (Insumo Kediri Convention Centre) ?...

Tampilkan postingan dengan label gadisbatik. Tampilkan semua postingan

Membatik Kediri


Mengikuti keris dan wayang yang sudah lebih dulu diakui UNESCO sebagai warisan budaya milik Indonesia, batik menyusul di tahun 2003 dan mendapat tempat tersendiri di hati pecintanya. Setiap daerah berlomba menunjukkan karyanya lewat batik. Berbagai motif khas daerah belakangan semakin bermunculan.
Tidak mau kalah, Kediri ikut meramaikan pasar batik nasional lewat tangan dingin Ibu Dra. Suminarwati Sundoro yang mengusung brand “Suminar” dan telah menghasilkan berbagai batik khas Kediri yang cukup diperhitungkan.
Ibu Suminarwati telah mendirikan sebuah galeri yang berpusat di Jalan Kapten Tendean 24 Permata Hijau X/1-2 Kediri dan diberi nama Rumah Batik Suminar. Galeri tersebut didirikan sekitar tahun 1980 dan mulai memproduksi batik khas Kediri di tahun 1996 yaitu Batik Bolleches dengan motif pertamanya yaitu Bambu Sakura.
Setelah berhasil dengan motif pertamanya, Suminar menambah koleksi dengan menciptakan 20 karya, diantaranya Batik Rosela, Batik Mangga Podang, Batik Anak Kelud dan lain-lain. Tidak ketinggalan maskot Kabupaten Kediri, Simpang Lima Gumul ikut diabadikan dalam salah satu motif batik Suminar.
Berbeda dengan kebanyakan batik yang sudah ada, batik Suminar memiliki motif yang tidak terikat dengan pakem-pakem yang ada, coraknya lebih bebas dan memiliki pola natural dan tematis. Sedangkan warnanya cenderung lebih berani dan eksotis.
Tidak puas hanya merambah pasar Kediri, Suminar mulai melebarkan sayapnya ke pulau seberang, Bali. Motif Baron dan Pure menjadi motif utama dalam produk yang dipasarkan di Pulau Dewata tersebut. (ymr)





Daftar Nama Peserta Gadis Batik Kediri

Laksmi Palupi (Finalis Gadis Batik Kediri SLB Bhakti Pemuda)


Juri      :
1.      Reza Jessica
2.      Ade Rahma
3.      Ika Maryana

Peserta :
1.  Galih M. Raharjo - SMAN 3 Nganjuk (Diskualifikasi)
2. Rahma B. Febriansari – SMA Daha
3. Oktivia Putri KA – SMAN 3 Nganjuk
4. Bertia S. Mentari – SMA 3 Kediri
5. Farida Fara S.P – SMAN 7 Kediri
6. Nifa Tri Kurnia – MTsN Puncu
7. Maifeni A. Puspaning Ayu – SMAN 1 Kediri
8. Tri Novilia – SMA Daha
9. Mirna E. Sari – MAN 2 Kediri
10.  Nanda Claudia – SMA Wahidiyah
11.  Billa P. Olivia – SMAN 1 Pare
12.  Laksmi Palupi – SLB Bhakti Pemuda
13.  Lailatul Nirmala – SMPN 3 Kediri
14.  Maulidia Indah K. – SMAN 1 Pare
15.  Cici Nirwanda Yulisa – SMK 3 Kediri
16.  Isma Rosyidah – SMPN 2 Kediri
17.  Nur Laila R. – SMA 1 Rejoso
18.  Rizkia Romadoni – SMA Wahidiyah
19.  Tita Intani – SMPK Petra
20.  Dewi Annisa
21.  Novia – MAN 3 Kediri

22.  Galuh Intan P. – SMA 1 Ngasem

Seleksi awal